KUPANG — Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus menggenjot penyaluran bantuan logistik bagi masyarakat terdampak gempa Flores di Nusa Tenggara Timur. Hingga Rabu (2/9/2026), jajaran Polda NTT menyisir berbagai titik terdampak untuk membagikan bahan pangan dasar, fasilitas sekolah, hingga kendaraan operasional guna mempercepat proses pemulihan.
Kapolda NTT Irjen Pol. Rudi Darmoko melalui Karolog Polda NTT Kombes Pol. Didi Wahyudi menegaskan bahwa seluruh armada terus bergerak menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan riil warga di lapangan.
“Polri bergerak cepat memastikan bantuan segera sampai ke tangan masyarakat. Distribusi kami lakukan secara bertahap, mulai dari pemenuhan kebutuhan pangan harian hingga seragam dan sepatu sekolah untuk anak-anak,” ujar Kombes Pol. Didi Wahyudi dalam keterangannya, Kamis (3/9/2026).
Penyaluran bantuan ini menjangkau sejumlah wilayah terdampak, antara lain:
-
Kabupaten Ende: Warga Kelurahan Rukunlima dan Kotaratu menerima pasokan beras, mi instan, selimut, pampers, susu, hingga pakaian. Polri juga membagikan 70 stel seragam, 93 pasang sepatu, dan 70 tas sekolah kepada siswa SD Roworena 2. Sementara di Kecamatan Ndona, bantuan mencakup kasur lipat, genset, kompor, dan gas portabel.
-
Kabupaten Sikka: Warga Kecamatan Paga menerima paket sembako lengkap, perlengkapan sekolah jenjang SD hingga SMA, kasur lipat, terpal, serta air bersih.
-
Penguatan Logistik & Armada: Slog Polri menambah kekuatan operasional dengan mengirimkan empat unit kendaraan Toyota Hilux. Selain itu, KM Dharma Rucitra 8 merapat di Labuan Bajo membawa tonan bahan pangan dari Kapolri, mencakup 3,5 ton gula, 3.504 liter minyak goreng, belasan ribu mi instan dan biskuit, serta 1.000 mainan anak.
Kombes Pol. Didi menambahkan bahwa seluruh jajaran terus berkoordinasi melalui Operasi Aman Nusa II Turangga 2026 agar proses pemulihan dan penanganan pascabencana berjalan tepat sasaran.(fa/fza)


















