banner 728x250

Sinergi Diktisaintek, Kemenkes, dan UI dalam Peluncuran Prototipe Vaksin mRNA Dengue Tetravalent

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie, bersama Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menghadiri peluncuran purwarupa mRNA Tetravalent Dengue Vaccine. Proyek ini merupakan wujud nyata kolaborasi quadruple helix antara akademisi (Universitas Indonesia & Tsinghua University), industri (PT Etana Biotechnologies), pemerintah, serta mitra internasional. Langkah awal ini diharapkan mampu mendorong kemandirian teknologi vaksin dalam negeri agar hasil riset tidak hanya berhenti di atas kertas, melainkan berdampak langsung bagi masyarakat.(Foto : Diktisaintek)
banner 120x600
banner 468x60

Jakarta–Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie, menghadiri Launch Ceremony of the mRNA Tetravalent Dengue Vaccine Prototype di Kantor Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Rabu (8/7).

Peluncuran purwarupa tersebut merupakan hasil kolaborasi riset antara perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan mitra internasional dalam pengembangan vaksin dengue berbasis teknologi mRNA.

banner 325x300

Dalam sambutannya, Wamendiktisaintek menegaskan bahwa kolaborasi menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem riset yang unggul dan berdampak.

“Apa yang kita lihat hari ini merupakan sebuah platform yang luar biasa. Universitas terbaik Indonesia bekerja sama dengan salah satu universitas terbaik dunia, didukung pemerintah dan industri. Saya percaya kolaborasi seperti inilah yang akan mengubah lanskap kesehatan Indonesia melalui data, sains, dan teknologi,” ujar Wamen Stella.

Wamendiktisaintek menjelaskan bahwa penguatan ekosistem riset memerlukan sinergi seluruh pemangku kepentingan. Perguruan tinggi menghasilkan pengetahuan dan inovasi, pemerintah menghadirkan kebijakan yang mendukung, industri mendorong hilirisasi hasil riset, sementara mitra internasional memperluas jejaring kolaborasi.

Wamen Stella juga menegaskan bahwa keterlibatan industri menjadi faktor penting agar hasil riset tidak berhenti sebagai luaran akademik.

“Di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, kami memberikan perhatian khusus terhadap keterlibatan industri. Excellence dan keberlanjutan tidak mungkin dicapai tanpa partisipasi industri. Karena itu, kami telah melakukan berbagai upaya untuk mendorong kolaborasi dengan industri,” jelas Wamen Stella.

Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa pengembangan prototipe vaksin dengue berbasis teknologi mRNA merupakan langkah awal untuk memperkuat kapasitas Indonesia dalam pengembangan teknologi vaksin.

“Ini merupakan kerja sama Universitas Indonesia, Tsinghua University, industri, dan seluruh mitra. Mudah-mudahan apabila berhasil, vaksin ini menjadi salah satu vaksin baru yang diproduksi di Indonesia,” ujar Menteri Budi.

Menkes menjelaskan bahwa peluncuran prototipe tersebut merupakan tahap awal yang akan dilanjutkan melalui penelitian praklinis dan uji klinis sesuai kaidah ilmiah.

Rektor UI, Heri Hermansyah menyampaikan bahwa pengembangan prototipe tersebut menjadi tonggak penting dalam pengembangan vaksin dengue berbasis mRNA di Indonesia sekaligus menunjukkan potensi diplomasi akademik dalam mendorong hilirisasi hasil riset.

Pengembangan prototipe vaksin mRNA dengue merupakan hasil kolaborasi Universitas Indonesia (UI), Tsinghua University, dan PT Etana Biotechnologies Indonesia dengan dukungan Kemenkes, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Peluncuran Purwarupa Vaksin mRNA Dengue menunjukkan hasil kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan mitra internasional dalam pengembangan riset kesehatan. Sejalan dengan arah kebijakan Diktisaintek Berdampak, Kemdiktisaintek terus mendorong penguatan ekosistem riset agar hasil penelitian dapat ditransformasikan menjadi inovasi yang mendukung penyelesaian berbagai tantangan pembangunan.(fa/fz)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *