JAKARTA – Kebakaran hutan dan lahan meluas di sejumlah kawasan pegunungan Jawa Timur hingga Jumat, 4 September 2026. Laporan BNPB mencatat titik api membakar kawasan strategis mulai dari Gunung Semeru, Gunung Wilis, Gunung Ungup-Ungup, Gunung Arjuno Welirang, hingga Bukit Sariwani Probolinggo. Luas area terbakar di Gunung Semeru diperkirakan telah menembus 1.888 hektare, sementara puluhan hektare lahan di wilayah lain ikut terdampak.
Penanganan darat oleh tim gabungan BPBD, Manggala Agni, TNI, Polri, dan relawan terkendala medan terjal serta angin kencang. Dukungan pemadaman udara melalui water bombing di kawasan Semeru mengalami kendala teknis akibat kerusakan sistem kelistrikan helikopter. Demi mengantisipasi risiko keselamatan warga dan wisatawan, otoritas terkait resmi menutup sementara seluruh jalur pendakian Gunung Semeru dan Taman Wisata Alam Kawah Ijen hingga batas waktu yang belum ditentukan.
BNPB mengimbau masyarakat di sekitar lereng pegunungan untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar. Tim gabungan terus memprioritaskan pembuatan sekat bakar manual dan penyisiran titik api yang dapat dijangkau guna membendung perambatan api agar tidak meluas ke pemukiman warga.(fa/fza)


















