JAKARTA — Polres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya menggelar patroli cipta kondisi dini hari untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas) di wilayah hukum Pelabuhan Tanjung Priok, Rabu (30/9/2026).
Patroli bergerak mulai pukul 01.40 WIB di bawah pimpinan Pawas Iptu Eko Suprapto, yang juga menjabat sebagai Kapolsubsektor Kawasan JICT Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Sebanyak 15 personel gabungan diterjunkan mengarungi sudut-sudut vital pelabuhan menggunakan lima unit armada roda empat dinas Kepolisian.
Tim patroli menyisir titik-titik krusial yang menjadi pusat pergerakan warga dan armada logistik, di antaranya Terminal Penumpang Nusantara Pura II dan kawasan pelabuhan peti kemas JICT 1.
Saat menyisir Terminal Penumpang Nusantara Pura II, petugas mengedepankan pendekatan dialogis dengan berinteraksi langsung bersama calon penumpang, penjemput, serta pengguna jasa pelabuhan. Petugas mengingatkan warga untuk selalu mengawasi barang bawaan demi mencegah risiko kehilangan atau tertinggal.
Guna menghalau praktik percaloan dan penipuan, polisi mengimbau masyarakat untuk bertransaksi tiket kapal PT Pelni maupun kapal Roro secara resmi melalui agen terpercaya. Petugas juga meminta calon penumpang tetap waspada terhadap potensi tindak kriminalitas di area terminal.
Sementara itu di kawasan JICT 1, personel kepolisian menyambangi para pengemudi truk trailer guna memberikan imbauan tertib lalu lintas dan keselamatan berkendara. Polisi meminta para sopir tidak memarkirkan kendaraan secara sembarangan di badan jalan yang dapat memicu kemacetan arus barang.
“Kami mengimbau para pengemudi untuk selalu mengutamakan keselamatan, memeriksa kelayakan kendaraan sebelum berangkat, serta tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah atau mengantuk,” ujar petugas saat menyapa para sopir trailer.
Petugas turut mengingatkan pentingnya menyesuaikan bobot muatan barang dengan kapasitas daya angkut truk demi mencegah kecelakaan lalu lintas di jalan raya.
Polres Pelabuhan Tanjung Priok menegaskan bahwa patroli mobile ini menjadi langkah preventif berkesinambungan untuk menghadirkan sosok Polri di tengah masyarakat pelabuhan. Kepolisian mengimbau warga untuk tidak ragu memanfaatkan layanan darurat Polri 110 atau melapor ke kantor polisi terdekat jika menemukan potensi kejahatan dan gangguan ketertiban.(fa/fza)


















