banner 728x250

Penyederhanaan Anak Usaha Pelindo, PT API Diintegrasikan ke Dalam Pelindo Sinergi Lokaseva

Plt. Direktur Utama PT API Juli Tarigan (kiri) bersama manajemen PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PSL) berdiskusi terkait rencana penggabungan PT API ke dalam PSL di Jakarta. Aksi korporasi ini menjadi bagian dari penataan portofolio Pelindo Group di bawah koordinasi Danantara Asset Management untuk memperkuat integrasi akses pelabuhan dan konektivitas hinterland.(Foto : Istimewa)
banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA — PT Akses Pelabuhan Indonesia (API) mendukung penuh rencana penggabungan usaha ke dalam induk entitasnya, PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PSL).

Langkah ini menjadi bagian dari agenda penyederhanaan (streamlining) anak perusahaan BUMN di bawah koordinasi PT Danantara Asset Management (Persero) dan PT Pelindo (Persero). Dalam aksi korporasi ini, PSL bertindak sebagai perusahaan penerima penggabungan (surviving entity).

banner 325x300

Penataan struktur korporasi Pelindo Group ini juga melingkupi penggabungan PT Pelindo Properti Indonesia (PPI) ke dalam PT Menara Maritim Indonesia (MMI). Penyederhanaan ini dirancang untuk meningkatkan efektivitas efisiensi portofolio, memangkas birokrasi bisnis, serta memperkuat daya saing ekosistem logistik nasional.

Melalui konsolidasi ini, seluruh aset, kegiatan usaha, kompetensi, dan sumber daya PT API akan terintegrasi penuh ke dalam PSL. Skema ini selaras dengan mandat PSL sebagai pengelola bisnis port supporting facilities, termasuk pembenahan jalur port access agar arus barang menuju dan dari pelabuhan makin lancar.

Penggabungan usaha ini ditargetkan berlaku efektif pada 1 November 2026. Manajemen memastikan operasional dan layanan kepada pengguna jasa tetap berjalan normal selama proses transisi. Setelah efektif, seluruh hak, kewajiban, dan perjanjian mitra usaha PT API otomatis beralih ke PSL sesuai regulasi.

Plt. Direktur Utama PT API Juli Tarigan menegaskan bahwa penggabungan ini merupakan langkah strategis untuk memperluas dampak positif kapabilitas timnya dalam skala bisnis yang lebih besar.

“Kami memandang penggabungan ini sebagai babak baru. Kompetensi yang kami bangun dalam pengoperasian akses pelabuhan akan memperkuat platform bisnis PSL yang terintegrasi, sehingga kontribusinya bagi Pelindo Group dan ekosistem logistik nasional makin optimal,” ujar Juli Tarigan.

Seluruh tahapan transisi dilaksanakan berlandaskan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance). Konsolidasi ini diharapkan memicu pertumbuhan nilai jangka panjang bagi Pelindo Group serta mendorong konektivitas pelabuhan dengan area hinterland secara berkelanjutan.(fa/fza)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *