banner 728x250

Kyiv Membara Dihantam 35 Rudal dan 185 Drone Rusia, 9 Orang Tewas Termasuk Anak-Anak

banner 120x600
banner 468x60

KYIV – Gelombang serangan udara masif dari militer Rusia kembali mengguncang Kyiv, ibu kota Ukraina, pada Sabtu (1/8/2026). Sedikitnya sembilan orang dilaporkan tewas dan puluhan lainnya—termasuk empat anak-anak—mengalami luka-luka akibat hantaman rudal dan drone tempur Moskow.

Berdasarkan laporan saksi mata, lebih dari belasan ledakan hebat terdengar menggema di penjuru kota selama beberapa gelombang serangan berlangsung.

banner 325x300

“Sembilan orang tewas di ibu kota akibat serangan musuh,” ujar Wali Kota Kyiv, Vitaly Klitschko, dalam keterangannya di platform Telegram.

Klitschko menambahkan, total korban luka mencapai 28 orang. Sebanyak 17 di antaranya harus dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan intensif, sementara sisanya mendapatkan perawatan medis langsung di lokasi kejadian. Rata-rata korban menderita luka sobek dan cedera akibat serpihan logam tajam.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkapkan bahwa dalam serangan kali ini, Rusia meluncurkan total 35 rudal—27 di antaranya merupakan rudal balistik—serta 185 drone tempur, dengan sasaran utama Kota Kyiv.

Namun, Zelensky menyebut pihak militer Ukraina hanya mampu mencegat satu rudal balistik. Hal ini disebabkan minimnya amunisi dan rudal pencegat untuk sistem pertahanan Patriot buatan Amerika Serikat yang mereka andalkan.

Menteri Luar Negeri Ukraina, Andrii Sybiha, mengutuk keras aksi penyerangan ini. “Malam yang mengerikan di Kyiv. Karena gagal mencapai tujuannya di medan pertempuran, Rusia meningkatkan aksi teror terhadap warga sipil. Ukraina sangat membutuhkan tambahan sistem pertahanan udara dan rudal pencegat,” tegasnya.

Dampak dari gempuran terbaru Moskow ini merusak infrastruktur di tujuh distrik di Kyiv. Kebakaran hebat meluas di berbagai titik kota yang berpenduduk sekitar tiga juta jiwa tersebut, hingga memicu pemadaman listrik secara masif.

Kantor Kejaksaan Agung Ukraina merinci, tujuh korban jiwa ditemukan di distrik Darnytskyi (wilayah tepi kiri Sungai Dnipro), sementara dua korban tewas lainnya berada di distrik Solomyanskyi (wilayah tepi kanan sungai).

Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Rusia mengonfirmasi pihaknya telah melancarkan “serangan besar-besaran” ke wilayah Kyiv. Namun, Moskow mengklaim target utama mereka hanyalah fasilitas industri militer dan pusat logistik pertahanan Ukraina.

Insiden berdarah ini menjadi serangan besar kedua yang menghantam Kyiv dalam sepekan terakhir, setelah serangan pada Kamis (30/7/2026) lalu juga menewaskan sembilan orang, termasuk satu keluarga beranggotakan enam orang di dekat Kryvyi Rih.(fa/fza)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *