banner 728x250

Iran Bantah Negosiasi, Donald Trump Murka dan Beri Ultimatum : Sepakat atau Menyerah!

banner 120x600
banner 468x60

Washington – Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali berada di titik didih. Presiden AS Donald Trump ngamuk besar setelah Teheran secara terbuka membantah adanya jalur diplomasi atau negosiasi bilateral dengan pihak Washington.

Melalui unggahan berapi-api di platform Truth Social, Trump melontarkan ancaman keras. Ia menegaskan bahwa blokade militer AS tidak akan kendor sampai Teheran mau bertekuk lutut.

banner 325x300

“Tidak ada pilihan lain: Kesepakatan, atau Penyerahan Total!” tegas Trump, dikutip dari AFP dan Al Jazeera, Senin (3/8/2026).

Kekesalan Trump memuncak lantaran Teheran terkesan main belakang. Menurutnya, kepemimpinan Iran sempat “memohon” untuk membuka pintu dialog, namun di hadapan publik justru berakting seolah tak pernah berurusan dengan AS dan hanya mau berkomunikasi lewat Oman.

“Kepemimpinan Iran sungguh munafik! Mereka meminta pertemuan bahkan sebagian orang menyebutnya ‘memohon’ agar pembicaraan dimulai. Namun, di luar mereka dengan bangga mengaku tidak pernah berdiskusi dan hanya berurusan dengan Oman,” tulis Trump dengan nada geram.

Tak berhenti di situ, Trump juga menepis klaim Teheran yang mengaku masih menguasai jalur vital perdagangan minyak dunia, Selat Hormuz. Ia menegaskan armada tempur AS kini memegang kendali penuh atas kawasan strategis tersebut.

“Mereka masih lanjut dengan omong kosong biasa, mengklaim menguasai Selat Hormuz. Padahal selat itu sudah sepenuhnya di bawah kendali Angkatan Laut AS melalui ‘Blokade’ kita, atau yang kerap disebut ‘Tembok Baja Amerika Serikat’!” tambahnya.

Trump memungkasi gertakannya dengan menutup rapat pintu udara maupun laut ke Iran, sembari menegaskan batas tegas ambisi nuklir negara Timur Tengah tersebut.

“Tidak ada yang bisa masuk ke Iran kecuali atas izin kita. Terlepas dari mau atau tidaknya Iran mengakui hal ini, kita sedang menyelesaikan masalah yang mereka buat selama puluhan tahun. Singkatnya : IRAN TIDAK AKAN PERNAH MEMILIKI SENJATA NUKLIR!” pungkasnya.

Di sisi lain, Pemerintah Iran bergeming dan memilih pasang badan. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menegaskan bahwa Teheran memang tidak sedang menjalin pembicaraan apa pun dengan pihak Gedung Putih.

Baghaei menjelaskan, diplomasi yang berjalan saat ini murni antara Iran dan Oman guna membahas kepastian rute aman sementara melintasi Selat Hormuz.

“Saat ini kami tidak sedang bernegosiasi dengan Amerika Serikat. Negosiasi kami sepenuhnya bersama Oman demi mengamankan jalur melintasi Selat Hormuz,” ujar Baghaei dalam konferensi pers mingguan di Teheran.

Namun, Baghaei memberi catatan kritis bahwa kesepakatan dengan Oman belum tentu bisa langsung membuka kembali Selat Hormuz secara normal, selama aksi “agresi” dan tekanan militer dari Negeri Paman Sam masih terus berlangsung.(fa/fza)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *