banner 728x250

Gempa M 7,7 Guncang Flores, Gubernur NTT Rangkul Enam Menteri dan TNI-Polri Tangani Darurat!

(Foto : Istimewa)
banner 120x600
banner 468x60

KUPANG – Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena bergerak cepat merespons guncangan gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 yang menghantam wilayah utara Flores pada Sabtu (15/8/2026).

Sejak Sabtu pagi, jajaran Pemerintah Provinsi NTT langsung membangun komunikasi intensif dengan seluruh pimpinan daerah di daratan Flores. Langkah cepat ini bertujuan memantau kondisi warga secara langsung serta mengomandoi penanganan awal di lapangan.

banner 325x300

Melki menegaskan pihaknya terus menerima laporan berkala dari para kepala daerah maupun tokoh masyarakat setempat, khususnya wilayah Mbay yang menjadi salah satu titik guncangan terkuat.

“Sejak pagi tadi kami mendapat informasi dan dikontak dari pimpinan daerah di Flores dan berbagai kalangan di Flores yang menyampaikan kejadian gempa yang terjadi di Mbay,” ujar Melki di Kupang.

Tak ingin membuang waktu, Pemprov NTT menjalin koordinasi darurat bersama para bupati dan wakil bupati se-daratan Flores untuk memastikan penanganan awal pascagempa berjalan cepat dan terarah.

Guna menyokong kekuatan daerah, Pemprov NTT merangkul jajaran kementerian dan lembaga di tingkat pusat. Langkah taktis ini bertujuan agar bantuan logistik maupun fasilitas darurat bisa menyokong kebutuhan warga secara maksimal.

Melki secara langsung mengontak enam menteri kabinet serta Kepala BNPB untuk mempercepat penyaluran bantuan tanggap darurat ke lokasi terdampak.

  • Koordinasi teknis sudah terjalin bersama Kepala BNPB, Menteri Sosial, Menteri Kesehatan, Menteri PU, Menteri Perhubungan, Mensesneg, dan Mendikdasmen.

  • Kepala BNPB bersama tim dijadwalkan tiba di Flores pada Minggu (16/8/2026) untuk memimpin penanganan fase awal dan mendampingi warga.

Selain dukungan kementerian teknis, kesiapan personel keamanan dan evakuasi di lapangan juga dipastikan matap. Polda NTT bersama tiga matra TNI telah mengerahkan pasukan ke titik bencana.

Dukungan penuh personel penanganan bencana ini melibatkan jajaran Polda NTT, TNI AD dari Korem 161/Wira Sakti Kupang, TNI AL dari Komando Daerah Angkatan Laut VII, hingga TNI AU melalui Lanud El Tari Kupang.

Sinergi kuat antara pemerintah daerah, kementerian pusat, serta jajaran TNI-Polri diharapkan mampu mempercepat tanggap darurat sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat terdampak di daratan Flores.(fa/fza)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *