JAKARTA -Kementerian Kehutanan (Kemenhut) bersama tim gabungan terus mengintensifkan pengerjaan operasi darat dan udara guna menjinakkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi prioritas, Rabu (9/9/2026). Upaya masif ini membuahkan hasil positif dengan turunnya jumlah titik panas (hotspot) tingkat kepercayaan tinggi (high confidence) di Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Riau, dan Jambi.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kemenhut Ristianto Pribadi mengungkapkan data SiPongi per Selasa malam (8/9/2026) mendeteksi 397 titik panas high confidence secara nasional. Penurunan paling signifikan terjadi di Kalimantan Barat dari 31 menjadi 12 titik, sementara Sumatra Selatan turun menjadi 76 titik meski masih memegang angka tertinggi. Sebaliknya, Kemenhut memperketat kewaspadaan di Kalimantan Tengah yang mengalami kenaikan menjadi 63 titik panas.
Guna mengatasi dinamika lapangan dan risiko api bara tanah gambut, pemerintah menyiagakan 53 armada udara untuk patroli, water bombing, serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Kemenhut juga terus memantau kualitas udara (PM2,5) yang masih menunjukkan kategori tidak sehat hingga berbahaya di sejumlah titik Sumatra dan Kalimantan, sembari mengimbau warga memakai masker dan membatasi aktivitas luar ruangan.(fazza)


















