ABU DHABI – Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab (UEA) Abdullah bin Zayed Al Nahyan menggelar serangkaian pembicaraan diplomatik tingkat tinggi bersama Menlu Arab Saudi Faisal bin Farhan Al Saud dan Menlu Irak Fuad Hussein, Minggu (13/9/2026). Langkah masif ini diambil guna meredam eskalasi konflik serta memblokir potensi meluasnya krisis keamanan regional di kawasan Teluk.
Pertemuan terpisah tersebut merespons situasi keamanan yang memanas pascaserangan pesawat nirawak (drone) terhadap jaringan pipa minyak milik Arab Saudi. Dalam pembicaraan tersebut, UEA dan Arab Saudi mempertegas pentingnya penyelarasan posisi serta soliditas negara-negara Teluk demi mengamankan stabilitas energi dan kepentingan kawasan, sementara Irak menegaskan komitmennya untuk mengusut penggunaan wilayahnya serta mendorong solusi damai.
Seluruh pihak sepakat bahwa dialog konstruktif dan penyelesaian sengketa lewat meja perundingan merupakan jalan utama untuk menghentikan ketegangan geopolitik. Diplomasi aktif ini diharapkan mampu menjaga kedaulatan tiap negara serta mencegah eskalasi militer yang berisiko mengganggu stabilitas ekonomi dan keamanan global.(fa/fza)


















