SULAWESI UTARA – Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT), melaksanakan kegiatan peninjauan, pengawasan, serta evaluasi terhadap Satuan Tugas Pengamanan Pulau Terluar dan Perbatasan (Satgas Pamtas) di Pulau Miangas, Sulawesi Utara, Kamis, 22 Oktober 2026.
Dalam agenda kunjungan kerja tersebut, Wapang TNI meninjau secara langsung sejumlah titik strategis, meliputi Titik Nol Miangas, kondisi akses jalan desa, proyek revitalisasi SMP Nanusa, pembangunan fasilitas sumur bor air bersih, hingga kondisi Pos Pengamanan Perbatasan (Pos Pamtas) Miangas. Tak hanya itu, Jenderal Maruli juga menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan warga setempat dan para siswa guna menyerap berbagai aspirasi wilayah terdepan.
Di hadapan para awak media, Wapang TNI menekankan pentingnya evaluasi lapangan untuk menginventarisasi kendala serta memastikan seluruh program pembangunan di pulau terluar dapat berjalan secara berkesinambungan.
“Saya kira ada beberapa hal yang mungkin nanti kita perlu diskusikan supaya semua program itu bisa berlanjut. Nah, sementara ini saya cari, mengumpulkan apa kira-kira permasalahan-permasalahannya, nanti kita cari ide-ide apa yang kita bisa lakukan,” ujar Wapang TNI Jenderal Maruli Simanjuntak.
Langkah pengawasan dan evaluasi ini menjadi elemen krusial dalam memetakan kebutuhan riil pengamanan dan pembangunan di kawasan perbatasan. Melalui sinergi yang kuat antara TNI, BNPPDT, dan kementerian/lembaga terkait, diharapkan sistem pertahanan perbatasan semakin tangguh, infrastruktur dasar terbangun secara berkelanjutan, serta kesejahteraan masyarakat Miangas sebagai benteng terdepan NKRI terus meningkat.(fa/fza)


















